Senin, 30 Desember 2013

Membuat Piramid Menggunakan GUI Java



Assalamualaikum wr. wb.


Kali ini saya memenuhi tugas dari Pak Mudafiq Riyan Pratama S.Kom. Semoga tutorial ini sangat bermanfaat bagi para pembaca. Saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat piramida banyak memakai java GUI yang ditampilkan di jTextArea.

inilah tampilan GUI-nya kawan.






itulah tampilannya kawan, berikut kodenya serta penjelasannya



begitulah kodenya kawan semoga mengerti semua kawan kawan yang membacanya berikut adalah hasilnya :









karena tidak cukup layar ke sampingnya jadi saya buat tingginya 3 dan jumlahnya 3 sebagai inputan.

Tutorial yang dapat saya buat semoga bermanfaat bagi semua pembaca. Mungkin banyak kesalahan dari tutorial ini mohon dimaafkan karena pembuatannya sangat mendadak sekali demi menyelesaikan tugas sayembara ini. Setelah mendapatkan koment dari Pak Mudafiq Riyan Pratama S.Kom ternyata harus jadi orang harus dak boleh mempunyai sugesi yang negatif. Semoga yang ini mendapatkan tanggapan yang lebih baik lagi. Sekian dan terima kasih.

Jumat, 22 November 2013

Konversi Bilangan Biner ke Desimal dan String



Assalamualaikum wr. wb.


Kali ini saya memenuhi tugas dari Pak Mudafiq Riyan Pratama S.Kom. Semoga tutorial ini sangat bermanfaat bagi para pembaca. Saya akan menjelaskan bagaimana mengkonversi bilngan desimal ke bilngan biner dengan dengan metode inputan dari keyboard.
Oke yang pertama saya akan mengenal apa bilangan desimal apa itu bilangan biner.
  • String ( Kalimat ) 
kumpulan dari beberapa huruf yang membentuk suatu pola dan menyatakan sesuatu apa yang disampaikan oleh orang yang menyatakan itu sendiri yang dikatakan sebagai string (Kalimat ). Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan. Dalam wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun, dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir. Sedangkan dalam wujud tulisan berhuruf latin, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. (.), tanda tanya (?) dan tanda seru (!). Sekurang-kurangnya kalimat dalam ragam resmi, baik lisan maupun tertulis, harus memiliki sebuah subjek (S) dan sebuah predikat (P). Kalau tidak memiliki kedua unsur tersebut, pernyataan itu bukanlah kalimat melainkan hanya sebuah frasa. Itulah yang membedakan frasa dengan kalimat.
  • Bilangan Biner 
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan olehGottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilanganOktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.
  • Bilangan desimal 
Sistem bilangan desimal/persepuluhan adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1, sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0, 1 1, dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0, 1, 2, .. 9 lagi, tetapi angka di depannya dinaikkan menjadi 1). sistem bilangan desimal ditemukan oleh Al-Kashi,ilmuwan persia Sistem bilangan desimal sering dikenal sebagai sistem bilangan berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis (radix) 10, seperti yang terlihat dalam contoh berikut:angka desimal 123 = 1*102 + 2*101 + 3*100

Berikut adalah tabel yang menampilkan sistem angka desimal (basis 10), sistem bilangan biner (basis 2), sistem bilangan/ angka oktal (basis 8), dan sistem angka heksadesimal (basis 16) yang merupakan dasar pengetahuan untuk mempelajari komputer digital. Bilangan oktal dibentuk dari bilangan biner-nya dengan mengelompokkan tiap 3 bit dari ujung kanan (LSB). Sementara bilangan heksadesimal juga dapat dibentuk dengan mudah dari angka biner-nya dengan mengelompokkan tiap 4 bit dari ujung kanan.
Berikut tutorial konversi bilangan biner ke desimal dan string ( huruf ).



Itulah kodingannya dan saya minta maaf bagi para pembaca tidak dapat mengcopy karena bentuknya berupa gambar. Dari sini kita dapat memasukkan bilangan biner yang kita inginkan.



Kemudian ketika di enter akan muncul output seperti berikut.



Itulah hasil dari program konversi dari biner ke decimal dan string ( huruf ). Tutorial yang dapat saya buat semoga bermanfaat bagi semua pembaca. Mungkin banyak kesalahan dari tutorial ini mohon dimaafkan karena pembuatannya sangat mendadak sekali demi menyelesaikan tugas sayembara ini. Setelah mendapatkan koment dari Pak Mudafiq Riyan Pratama S.Kom ternyata harus menggunakan cara yang manual. Semoga yang ini mendapatkan tanggapan yang lebih baik lagi. Sekian dan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.

Rabu, 13 November 2013

Konversi String ke Bilangan Biner


Assalamualaikum wr. wb.

Kali ini saya memenuhi tugas dari Pak Mudafiq Riyan Pratama S.Kom. Semoga tutorial ini sangat bermanfaat bagi para pembaca. Saya akan menjelaskan bagaimana mengkonversi bilngan desimal ke bilngan biner dengan dengan metode inputan dari keyboard.
Oke yang pertama saya akan mengenal apa bilangan desimal apa itu bilangan biner.
  • String ( Kalimat ) 
kumpulan dari beberapa huruf yang membentuk suatu pola dan menyatakan sesuatu apa yang disampaikan oleh orang yang menyatakan itu sendiri yang dikatakan sebagai string (Kalimat ). Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan. Dalam wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun, dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir. Sedangkan dalam wujud tulisan berhuruf latin, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. (.), tanda tanya (?) dan tanda seru (!). Sekurang-kurangnya kalimat dalam ragam resmi, baik lisan maupun tertulis, harus memiliki sebuah subjek (S) dan sebuah predikat (P). Kalau tidak memiliki kedua unsur tersebut, pernyataan itu bukanlah kalimat melainkan hanya sebuah frasa. Itulah yang membedakan frasa dengan kalimat.
  • Bilangan Biner 
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan olehGottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilanganOktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.
Konversi String ke Biner menggunakan Java
Saya akan menampilkan tutorial konversi string ke biner menggunakan java.



Nah itulah hasil koding saya beserta penjelasannya. Maaf bagi para pembaca yang ingin mengkopi soalnya ini berupa gambar. Dari sini kita dapat memasukkan kalimat yang kita ingikan :



Kemudian ketika di enter akan muncul output seperti berikut :



Itulah hasil dari program konversi dari string ke biner. Tutorial yang dapat saya buat semoga bermanfaat bagi semua pembaca. mungkin banyak kesalahan dari tutorial ini mohon dimaafkan karena pembuatannya sangat mendadak sekali demi menyelesaikan tugas PBO ini. Setelah mendapatkan koment dari Pak Mudafiq Riyan Pratama S.Kom ternyata harus menggunakan cara yang manual. Semoga yang ini mendapatkan tanggapan yang lebih baik lagi. Sekian dan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.




Konversi Bilangan Desimal ke Biner


Assalamualaikum wr. wb.

Kali ini saya memenuhi tugas dari Pak Mudafiq Ryan Pratama. Semoga tutorial ini sangat bermanfaat bagi para pembaca. Saya akan menjelaskan bagaimana mengkonversi bilngan desimal ke bilngan biner dengan dengan metode inputan dari keyboard.
Oke yang pertama saya akan mengenal apa bilangan desimal apa itu bilangan biner.
  • Bilangan desimal
Sistem bilangan desimal/persepuluhan adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1, sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0, 1 1, dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0, 1, 2, .. 9 lagi, tetapi angka di depannya dinaikkan menjadi 1). sistem bilangan desimal ditemukan oleh Al-Kashi,ilmuwan persia Sistem bilangan desimal sering dikenal sebagai sistem bilangan berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis (radix) 10, seperti yang terlihat dalam contoh berikut:angka desimal 123 = 1*102 + 2*101 + 3*100
Berikut adalah tabel yang menampilkan sistem angka desimal (basis 10), sistem bilangan biner (basis 2), sistem bilangan/ angka oktal (basis 8), dan sistem angka heksadesimal (basis 16) yang merupakan dasar pengetahuan untuk mempelajari komputer digital. Bilangan oktal dibentuk dari bilangan biner-nya dengan mengelompokkan tiap 3 bit dari ujung kanan (LSB). Sementara bilangan heksadesimal juga dapat dibentuk dengan mudah dari angka biner-nya dengan mengelompokkan tiap 4 bit dari ujung kanan. 
  • Bilangan Biner
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan olehGottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilanganOktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.
  • Konversi Bilangan Desimal ke Biner
Kita hanya tinggal membagi angka desimalnya dengan angka 2 dan hasilnya

tidak ada koma ,tapi kita tulis saja berapa sisanya .

Contoh :

440 (10) = 440:2=220 sisa 0

220:2=110 sisa 0

110:2=55 sisa 0

55:2=27 sisa 1

27:2=13 sisa 1

13:2=6 sisa 1

6:2=3 sisa 0
  • Konversi Bilangan Desimal ke Biner dengan Java
Ini adalah source code java konversi bilngan desimal ke biner



berikut hasil dari konversi bilangan tersebut ketika setelah di run



itulah tutorial yang dapat saya buat semoga bermanfaat bagi semua pembaca. mungkin banyak kesalahan dari tutorial ini mohon dimaafkan karena pembuatannya sangat mendadak sekali demi menyelesaikan tugas PBO ini. sekian dan terima kasih..

Wassalamualaikum wr. wb. 



Selasa, 15 Oktober 2013

Menampilkan Array Satu Dimensi dan Dua Dimensi dengan Menerpakan Overloading Construktor dan Oveloading Method


Assalamualaikum wr.wb.

Hallo, apa kabar?? Semoga yang baca baik-baik saja dan sehat selalu. Amin..
Saya buat blog yang sekian kalinya ini hanya untuk tugas. Maklum lah jarang buat blog, Lok sudah ada tgas baru saya bikin blog. Tapi semoga blog ini banyak yang baca dan bermanfaat bagi orang banyak. Jika ada kesalahan mohon pembaca memberikan kritikan dan saran bagi saya agar saya bisa membuat dengan lebih baik lagi dari yang sekarang. Tugas yang harus di penuhi yang di berikan oleh Bapak Mudafiq Riyan Pratama, S.Kom. langsung saja saya akan menjelaskan apa yang dimaksud array terlebih dahulu.
Dalam pendeklarasian variabel, kita sering menggunakan sebuah tipe data beserta nama variabel atau identifier yang unik, dimana untuk menggunakan variabel tersebut, kita akan memanggil dengan nama identifier-nya. Sebagai contoh, kita memiliki tiga variabel dengan tipe data int yang memiliki identifier yang berbeda untuk tiap variabel. Seperti yang dapat Anda perhatikan pada contoh diatas, hanya untuk menginisialisasi dan menggunakan variabel terutama pada saat variabel-variabel tersebut memiliki tujuan yang sama, dirasa sangat membingungkan. Di Java maupun di bahasa pemrograman yang lain, mereka memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif. Tipe variabel inilah yang disebut sebagai array.
  • Pendeklarasian Array
Array harus dideklarasikan seperti layaknya sebuah variabel. Apabila Anda mendeklarasikan array, Anda harus membuat sebuah list dari tipe data, yang diikuti oleh tanda kurung buka dan kurung tutup, yang diikuti oleh nama identifier. Sebagai contoh :
int []x;
atau Anda dapat menempatkan kurung buka dan kurung tutupnya setelah identifier. Sebagai contoh
int x[];
Setelah pendeklarasian, kita harus membuat array dan menentukan berapa panjangnya dengan sebuah konstruktor. Proses ini di Java disebut sebagai instantiation ( Kata dalam Java yang berarti membuat ). Untuk meng-instantiate sebuah obyek, kita membutuhkan sebuah konstruktor. Kita akan membicarakan lagi mengenai instantiate obyek dan pembuatan konstruktor pada bagian selanjutnya. Perlu dicatat, bahwa ukuran dari array tidak dapat diubah setelah Anda menginisialisasinya. Sebagai contoh, 
//deklarasi
int x [];
//instantiate obyek
x = new int[50];

atau bisa juga ditulis dengan
//deklarasi dan instantiate obyek
int x[] = new x[50];

Pada contoh diatas, deklarasi akan memberitahukan kepada compiler Java, bahwa identifier ages akan digunakan sebagai nama array yang berisi data-data integer, dan kemudian untuk membuat atau meng-instantiate sebuah array baru yang terdiri dari 100 elemen. 
Selain menggunakan sebuah keyword baru untuk meng-instantiate array, Anda juga dapat secara otomatis mendeklarasikan array, membangunnya, kemudian memberikan sebuah value. 
langsung saja saya jelaskan bagaimana jalan ceritanya.. 
Menampikan Array Satu Dimensi dengan menerpakan Overloading Contruktor 
pertama membuat kelas terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan membuat atribut-atribut yang akan dipakai. Datanya dimasukkan dulu smuanya dengan menggunakan array satu dimensi. Setelah itu, buat method yang memiliki nama yang sama tapi mempunyai mempunyai parameter yang berbeda.itulah yang dinamakan overloading construktor. Untuk menampilakan array yang ada diatas, kita menggunakan rumus for untuk mendeklarasikan atribut-atribut yang tadi dengan indeks-indeks dari array. Selanjutnya, untuk pemanggilan kita butuh yang namanya kelas main untuk memanggil kelas yang telah dibuat tadi. jadi deh kita telah membuat array satu dimensi dengan menerapkan overloading construktor. berikut merupakan contoh array satu dimensi dengan menggunakan overloading contruktor:



dan berikut kelas pemanggilannya :


berikut hasil outputnya :


  • Menampilkan Array Dua Dimensi dengan menerpakan Overloading Method 
Seperti biasa membuat kelas terlebih dahulu. Kemudian buat atribut yang mengandung array dua dimensi berserta data-data yang akan kita masukkan. Setelah itu, buat method yang berfungsi untuk menampilkan data-data tersebut secara teratur dengan urutan yang kita inginkan. Kita masukan nama mthod yang berbeda, dengan tipe data yang berbeda atau dengan tipe data yang berbeda pula. Inilah yang dinamakan Overloading method atau nama gaulnya method yang lebay. jagna lupa juga selanjutnya, buat kelas pemanggilan atau kita sering mengenalnya dengan kelas main. Ketika tidak ada yang error daam kelas kita. Pastinya kita sangat bahagia dan kelas pun siap untuk di jalankan. Inilah contoh dari kelas yang bahagia tersebut setelah melewati berbagai rintangan sehingga tidak terjadi error. Kan bahasanya sudah mulai lebay. Berikut contohnya :



Berikut kelas pemanggilannya yang biasa disebut main kelas :



Dan hasil outputnya adalah sebagai berikut :



Dari dua argumen yang saya jelaskan barusan, saya dapat menyimpulkan bahwa perbedaan overloading construktor dengan overloading method terletak pada perbedaan namanya. Overloading construktor memiliki nama yang sama dan memilik iparamter yang berbeda sedangkan overloading method memiliki nama yang berbeda parameternya bisa dibedain dan bisa juga disamain terserah kita juga sih enaknya gimana. Kita pastinya punya style sendiri donk. Kemudian array satu dimensi dan dua dimensi terletak pada tandak kurung siku [ ]. Jika array satu dimensi mempunyai kurung siku hanya satu. Dan jika array dua dimensi mempunyai dua kurung siku. Gampang sekali kan perbedaannya. tapi jagan salah bos, pastinya fungsinya berdea pula dengan indeks yang berbeda pula.

sudah panjang lebar saya menjelaskan semoga pembaca bisa mengerti dengan kata-kata saya yang amburadul ini. Namanya juga belajar kan boss. Demikian tutorial dari saya tentang menerapkan array ini. Terimakasih bimbingan dosen saya yang telah membuat saya menjadi program yang sempurna.

Nama : Eriko Januar Akbar
NIM : 1210651284


Wassalamualaikum wr. wb